Emulasi Router Juniper on VMWare

Pada jaringan JARDIKNAS, router yang dipakai adalah Juniper J2300, oleh karena itu pada artikel berikut ini akan menjelaskan tentang metode untuk menjalankan Juniper JunOS dengan menggunakan VMWare. JunOS yang akan dijalankan adalah JunOS 10.2R3.10 untuk router Juniper M-series, MX-series dan T-series.

INSTALASI

ALAT/SOFTWARE Yang Dibutuhkan :

  1. FreeBSD. FreeBSD ini berfungsi untuk menjalankan JunOS. FreeBSD yang digunakan dalam artikel ini adalah FreeBSD 4.11 mini-inst ISO yang bisa di download di ( ftp://ftp-archive.freebsd.org/pub/FreeBSD-Archive/old-releases/i386/ISO-IMAGES/4.11/4.11-RELEASE-i386-miniinst.iso ). FreeBSD versi 6 atau 7 juga bisa digunakan.
  2. Package dari JunOS itu sendiri. Silahkan cari sendiri, atau download dari situs resminya juniper kalo punya akunnya :P
  3. VMWare Workstation. Jangan pake VMWare ESXi soalnya ga bakalan bisa. Di artikel ini menggunakan VMWare Workstation versi  7.0.1 build-227600.

LANGKAH PERTAMA

Install VMWare Workstationnya. Gampang lah nginstall software ini. Tinggal next..next…beres. Jadi instalasi VMWare ini ga perlu dijelaskan yaa…:P

LANGKAH KEDUA

1.       Buka VMWare Workstation

Continue reading

Advertisements

OSI Layer on Network

Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)

Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI

osigroupedlayers.gif

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.

Continue reading

Setup DHCP Server pada Linux OpenSuse

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. Sumber : Wikipedia.

Setting DHCP Server pada OpenSUSE sangat mudah dan proses konfigurasinya hanya membutuhkan 4 langkah singkat. Berikut adalah tahapannya :

INSTALASI

  1. Buka YAST. Masukkan password root jika login sebagai user normal

dhcp1

Continue reading